Daftar isi manual
- Tentang QISSA
- Alur data dan peran
- Instalasi (sekali, oleh LPM)
- Panduan LPM
- Panduan Unit (PS dan UPPS)
- Panduan Auditor
- Modul survei
- Modul risiko
- Laporan yang dibuat QISSA
- Aturan status capaian
- Keamanan dan hak akses
- Pemecahan masalah
- Identitas visual QISSA
- Batasan, migrasi, dan lisensi
- Butir Instrumen Survei
- Checklist Penerapan
Manual QISSA v2.5 · Bab 10 dari 14
Aturan status capaian
Status Capaian dihitung dari Capaian (C), Nilai Target (T), dan Operator. LPM mengatur dua ambang di _config Master; nilainya dikirim ke unit lewat menu 2.
| Status | Operator ≥ (makin besar makin baik) | Operator ≤ (makin kecil makin baik) |
|---|---|---|
| Melampaui | C > T × (1 + Ambang Melampaui) | C < T × (1 − Ambang Melampaui) |
| Mencapai | C ≥ T | C ≤ T |
| Belum Mencapai | di bawah target, tetapi tidak menyimpang | di atas target, tetapi tidak menyimpang |
| Menyimpang | C < T × Ambang Menyimpang | C × Ambang Menyimpang > T |
Untuk operator =, statusnya hanya Mencapai (C = T) atau Belum Mencapai.
Nilai bawaan: Ambang Melampaui 0 dan Ambang Menyimpang 0,5. Dengan nilai ini, target "≥ 95" berarti 96 = Melampaui, 95 = Mencapai, 60 = Belum Mencapai, dan 40 = Menyimpang (di bawah 47,5). Kedua ambang ini adalah usulan awal. LPM perlu menetapkannya dalam manual SPMI sebelum dipakai.
Status lain yang muncul: Belum Diisi (capaian kosong), Capaian bukan angka (misalnya "92%" diketik sebagai teks), dan Tidak Berlaku (IK Dicabut).
% Tercapai pada rekap dan dashboard = (Melampaui + Mencapai) ÷ seluruh IK aktif. IK yang belum diisi ikut dihitung sebagai belum tercapai.